Ada langit
diatas langit. Naiklah kelangit paling atas jika kamu mampu.
Dalam proses mencari kebenaran filsafat dianggap
penting dalam mempelajari fenomena-fenomena yang terjadi. Untuk menjelaskan
apa, mengapa, bagaimana dan lain sebagainya. namun karena keterbatasan
pengetahuan dan akal manusia.
Sebuah ilustrasi begitu luasnya semesta. Penahkah
anda mencelupkan jari telunjuk anda kedalam sebuah samudra. Atau ketika anda
sedang pergi kepantai. Kemudian anda mencelupkan jari telunjuk anda. Anda lihat
tetesan air laut itu. Apakah anda bisa menghitung berapa tetes air dilautan
tersebut. Anda tentunya bingung, tidak bisa menjawab. Air tetesan tadi
sebagaian kecil dari ilmu pengetahuan yang ada dan anda hanya bisa mengambil
sedikit saja dari ilmu pengetahuan itu. Ilmu pengetahuan itu akan berubah
sesuai dengan perkembangan jaman. Coba ambil satu gelas air, ajak teman-teman
anda untuk mengukur berapa tetes air yang ada didalam kelas dengan cara
mencelupkan ujung jari tangan mereka. Ada beberapa teman anda yang menjawab
1000 tetes, ada yang menjawab 1500 tetes, dan ada juga yang menjawab 2000 tetes
dan . manakah yang lebih benar 1000 tetes,1500 tetes atau 2000 tetes. Kebenaran
perhitungan manusia terbatas ruang dan waktu. Sehingga manusia mengambil
sebagian kecil dari sifat-sifat, struktur dan dimensi. Sehingga,
fenomena-fenomena yang terjadi tidak bisa dijelaskan secara utuh dan
menyeluruh. Dengan keterbatasan inilah, akhirnya dibuat kesepakatan bersama
dengan menggunakan symbol-simbol dan satuan ukuran tertentu untuk benda cair
seperti liter dan cc.
Dengan adanya penemuan yang baru, maka bisa jadi
penemuan yang lama akan dihapus dan tidak digunakan lagi atau diperbaiki lagi
untuk mencari pembenaran yang baru. Sehingga pembenaran yang didapat manusia
akan direvisi oleh manusia lainnya. Sesuai perkembangan jaman yang ada.
No comments:
Post a Comment